Situs resmi Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta


Friday, April 24, 2020

Akan Adakah Kesetaraan Gender dalam Bisnis ?


Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan yang tidak bersifat kodrati. Perbedaan yang bukan kodrati itu misalnya: perbedaan peran, tanggung jawab, fungsi dan bahkan ruang tempat dimana manusia beraktivitas. Sedemikian rupanya perbedaan gender ini melekat pada cara pandang manusia, sehingga seakan-akan hal itu merupakan sesuatu yang permanen dan abadi sebagaimana  permanen dan  abadinya ciri  biologis yang dimiliki oleh perempuan dan laki-laki.

Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2017 menunjukkan bahwa persentase penduduk laki-laki dan perempuan Indonesia hampir berimbang, yakni laki-laki sebesar 50,24 persen dan perempuan sebesar 49,76 persen. Namun, kondisi itu bertolak belakang dengan jumlah laki-laki dan perempuan yang aktif dalam perekonomian.

Padahal, McKinsey dalam laporan Women Matter: Time to Accelerate menyebutkan bahwa kontribusi angkatan kerja perempuan akan signifikan memengaruhi pertumbuhan ekonomi ke arah yang positif. Semakin tinggi kontribusi angkatan kerja perempuan, maka pertumbuhan ekonomi akan semakin tinggi. Lebih lanjut, persoalan ketimpangan gender tidak berhenti pada seberapa besar perempuan terlibat dalam pasar tenaga kerja, tetapi juga ketika perempuan telah memasuki pasar kerja.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, proporsi tenaga kerja perempuan di sektor informal mencakup 70 persen dari keseluruhan tenaga kerja perempuan. Tingginya peran perempuan di sektor informal dan rendahnya di sektor formal menandakan terbatasnya akses perempuan terhadap peluang pasar tenaga kerja di Indonesia.

Kesetaraan gender dalam pun dapat memberikan dampak yang positif bagi berbagai bidang bisnis. Terdapat tiga hal yang menjadi perhatian karena dinilai dapat mendorong kinerja perusahaan, yakni keberagaman, inklusi, dan rasa kepemilikan. Ketiganya saling berkaitan dan berperan penting dalam membentuk budaya perusahaan. Terkait keberagaman, kesetaraan gender menjadi salah satu hal yang dapat mendorong kinerja industry. Indikasi adanya keberagaman dapat lebih membawa perusahaan kepada keberhasilan. Keberhasilan yang dicapai dapat berupa keberhasilan skala bisnis atau bahkan profit. Selain itu, dengan kesetaraan gender, perusahaan akan memiliki daya tahan yang lebih baik dalam menjalankan bisnis

-Aprilia Damayanti-

No comments:

Post a Comment

Kamu punya kritik dan saran? Silahkan melalui kolom komentar di bawah ini