Situs resmi Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta


Wednesday, April 17, 2019

Dinamika Pesta Demokrasi


Pada pemilu tahun ini ada beberapa polemik yang timbul di masyarakat. Polemik-polemik ini terjadi karena adanya kebijakan-kebijakan maupun pernyataan-pernyataan yang menimbulkan banyak persepsi di masyarakat. Polemik yang terjadi pada pemilu tahun ini diantaranya adalah penyebaran hoax di masyarakat, kampanye yang menuai kontroversial, ketegasan aparat kepolisian yang dipertanyakan, dan lain sebagainya. Selain itu, ada kejadian di saat mengkritik pemerintah, seakan-akan rakyat dibuat bungkam dengan peraturan yang ada.
Polemik yang mendominasi di masyarakat adalah penyebaran hoax yang sangat sulit untuk di awasi. Di dalam masyarakat sendiri, hoax dapat berkembang dengan subur karena berbagai macam faktor. Faktor- faktor yang mendorong hoax dalam masyarakat diantaranya kurangnya pengetahuan masyarakat, sikap acuh tak acuh, dan adanya oknum dalam masyarakat itu sendiri. Sedangkan di kalangan akademisi, polemik yang menonjol adalah dibungkamnya kritik-kritik yang disampaikan. Hal ini terjadi karena setiap orang yang mengkritisi pemerintah, ada saja orang-orang yang terjerat dengan hukum bahkan masuk ke dalam penjara. Maka dari itu timbul lah persepsi bahwa pemerintah dianggap membungkam rakyatnya dalam berdemokrasi.

Polemik-polemik tersebut harus segera diselesaikan secepat mungkin. Adapun hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau menyelesaikan polemik yang ada adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat itu sendiri kepada aparat penegak hukum. Hal ini harus didahulukan karena kepercayaan masyarakat dengan aparat penegak hukum merupakan hal yang sangat penting. Selanjutnya, melakukan penyuluhan kepada masyarakat sehingga masyarakat mengerti tentang pemilu itu sendiri. Dan yang terakhir adalah kalangan akademisi yang dianggap netral bersama-sama untuk mengawal jalannya pemilu sehingga tercapainya demokrasi yang benar-benar demokrasi.

- Desy Rahmawati -

No comments:

Post a Comment

Kamu punya kritik dan saran? Silahkan melalui kolom komentar di bawah ini