Situs resmi Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta


Thursday, June 25, 2020

Apa Kabar UMKM ditengah Pandemi Ini?



Covid-19 sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat, siapa yang tidak mengetahuinya. Virus ini hampir semua orang pasti tahu. Virus ini dampaknya sangat dirasakan oleh seluruh kalangan, karena kehadirannya memberikan efek yang sangat merugikan terutama dalam segi perekonomian sendiri.
Usaha Mikro Kecil Menengah  atau yang sering disebut dengan UMKM menjadi salah satu yang sangat merasakan dampak dari virus ini. Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menerima laporan 949 pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak wabah virus corona (Covid-19). Mereka menyampaikan beberapa keluhan yang dirasakan UMKM selama Covid-19 , diantaranya yaitu :
-          Penjualan menurun
Berdasarkan data yang didapatkan  sebanyak 774 koperasi dan UMKM atau setara dengan 68 persen, mengeluh penjualannya menurun akibat dampak wabah virus corona. Hal ini menjadi salah satu dampak nya, karena dirumahkan dan tidak bekerja sehingga tidak mempunyai pendapatan, orang memilih untuk menghemat uangnya.
-          Kesulitan permodalan
Sebanyak 141 koperasi dan UMKM atau setara dengan 12 persen, menyatakan mengalami masalah permodalan. Kenapa demikian ? akibat dari penjualan yang menurun , maka pendapatan pun juga menurun. Dari pendapatan tersebut juga para UMKM harus tetap membayar karyawannya, listrik dan sewa untuk usahanya sehingga untuk modal usaha pun jadi berkurang untuk memproduksi kembali.
-          Produksi terhambat
Pendapatan menurun mengakibatkan modal pun jadi berkurang sehingga menyebabkan produksi jadi terhambat. Terdapat aturan PSBB pula yang menganjurkan untuk tidak mengumpulkan orang banyak yang akhinya terjadi pengurangan karyawan dalam memproduksi
Dalam mengatasi permasalahan diatas, banyak para UMKM yang akhirnya membuat inovasi dari produk yang dijualnya. Sebagai contoh dalam bidang pangan, penjualan dan pemasaran yang dilakukan secara online, menciptakan produk yang dapat dinikmati dirumah.
Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga dan Kementerian UMKM, wabah virus Corona memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan UMKM. Sebanyak 47 persen usaha mikro. kecil, dan menengah (UMKM) harus gulung tikar karena terdampak pendemi virus corona Covid-19.
Pada dasarnya dampak dari Covid-19 ini tidak hanya diraskan oleh UMKM saja, tetapi hampir seluruh merasakan dampaknya. Banyak orang yang mengalami penurunan pendapatan sedangkan kebutuhan semakin meningkat, bahkan sampai harus ada yang lapang dada kehilangan pekerjaannya. Pemerintah sendiri pun sedang berusaha agar dapat mengatasi dampak yang ditimbulkan dari Covid-19.
-Nabila Azzahra

No comments:

Post a Comment

Kamu punya kritik dan saran? Silahkan melalui kolom komentar di bawah ini