Situs resmi Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta


Tuesday, July 17, 2018

Berkenalan Dengan Maskot Imut ASIAN GAMES 2018

Asian Games merupakan ajang olahraga terbesar se-Asia yang diorganizir oleh Olympic Council of Asia. Seperti yang diketahui, pada tahun 2018 nanti, Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan bergengsi tersebut.  Sejumlah perbaikan baik, infrastruktur maupun fasilitas penunjang lainnnya telah disiapkan pihak terkait demi kelancaran event empat tahunan tersebut. Tidak hanya sejumlah fasilitas fisik, seperti venue pertandingan maupun sarana transportasi yang dioptimalkan, namun maskot Asian Games 2018 juga dipersiapkan.
Sebetulnya pada 2015 lalu sudah dibuat maskot bertajuk Drawa, yakni seekor burung cendawasih dalam balutan pakaian pencak silat. Namun, desain maskot tersebut mendapat kritik tajam dari warganet. Mereka menilai maskot tersebut dibuat asal-asalan dan tidak ada keistimewaan di dalamnya.
Setelahnya, pihak panitia menyelenggarkan sayembara desain maskot Asian Games 2018. Sayembara tersebut akhirnya dimenangkan oleh perusahaan desain grafis Feat Studio, berikut ini 3 maskot Asian Games 2018:
  1. Bhin Bhin


Bhin-Bhin adalah maskot yang diadaptasi dari seekor burung asal Papua yakni Cendrawasih (Paradisaea Apoda). Bhin Bhin makin kece dengan mengenakan rompi motif Asmat dari Papua. Maskot ini sendiri merepresentasikan strategi dengan harapan para atlet khususnya Indonesia bisa bersaing dengan strategi yang baik.
  1. Atung



Atung adalah seekor rusa bawean (Hyelaphus Kuhlii) yang mengenakan sarung dengan motif tumpal dari Jakarta. Rusa bawean sendiri adalah hewan yang banyak di jumpai di Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur. Atung menjadi maskot yang merepresentasikan kecepatan, karena rusa sendiri dikenal akan kecepatan berlarinya.


  1. Kaka




Kaka adalah maskot yang terinspirasi dari seekor badak bercula satu (Rhinoceros Sondaicus) yang dikenal hanya bisa ditemukan di Ujung Kulon, Indonesia. Hewan langka ini mengenakan pakaian tradisional dengan motif bunga khas Palembang. Karena tubuhnya yang besar dan kuat, di sini Kaka merepresentasikan kekuatan.



- Zahratul Haya -

No comments:

Post a Comment

Kamu punya kritik dan saran? Silahkan melalui kolom komentar di bawah ini