Situs resmi Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta


Thursday, August 17, 2017

Pentingnya Sejarah HUT RI

Tinggal beberapa hari lagi kita akan memperingat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, dan sekarang sudah menginjak hari ulang tahunnya yang ke-72 tercatat dari tahun 1945 awalnya kemerdekaan negeri ini di proklamirkan oleh presiden dan wakil presiden RI ke-1 (Soekarno-Hatta). Dalam mengenang HUT RI setiap tahunnya, perlu kita mengetahui bagaimana Republik ini dalam meraih cita-citanya untuk menuju gerbang kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat dan di akui oleh segenap penjuru dunia.

Awal mula bangsa ini memproklamirkan kemerdekan setelah Hirosima dan Nagasaki di guncang bom oleh pasukan Amerika Serikat dan sekutunya, dan ini merupakan pertanda menyerahnya bangsa jepang kepada Amerika Serikat dan sekutunya dan momen yang baik ini di manfaatkan oleh para pejuang terdahulu, dalam hal ini rakyat dan segenap bangsa Indonesia untuk segera memproklamirkan kemerdekaannya jatuh pada bulan Ramdhan 1365 tepatnya hari jum'at, yang bila di hitung dengan kalender masehi tepatnya tanggal 17 Agustus 1945, sehingga sampai saat ini setiap tanggal 17 Agustus di adakan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) secara nasional dan merupakan hari istimewa pada setiap tahunnya.

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 9 Agustus, setelah mengetahui bom atom kedua kalinya terhadap kota di Jepang tersebut (Nagasaki), yang membuat Jepang yang saat itu sedang menguasai negeri ini bertekuk lutut dan menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutunya. Sebagai pimpinan PPKI Soekarno, Hatta, dan Radjiman Wedyodiningrat yang sebelumnya mantan ketua BPUPKI di terbangkan ke Dalat (Vietnam) untuk menemui Marsekal Tarauchi dan di kabarkan mereka akan memberikan kemerdekaannya karena pasukan Jepang di ambang kekalahan, dan bangsa Indonesia menolak pemberian kemerdekaan yang di berikan bangsa Jepang karena sebelumnya Sutan Syahrir pada tanggal 10 Agustus 1945 telah mendengar kabar bahwa bangsa Jepang telah menyerah kepada Amerikat Serikat dan sekutunya lewat radio siaran luar negeri, yang merupakan terlarang pada waktu itu. Selanjutnya para pejuang mempersiapkan kemerdekaan republik ini dan menolak pemberian kemerdekaan dari bangsa Jepang yang merupakan hadiah.

Pada tanggal 16 Agustus 1945, pengikut Syahrir menuntut agar Soekarno segera memproklamirkan kemerdekaan negeri ini, dan menolak PPKI memproklamirkan kemerdekaan Indonesia karena beliau menganggap bahwa badan tersebut merupakan badan buatan Jepang. Sekitar 15 pemuda berkumpul di rumah Hatta di siang hari selanjutnya berkumpul di rumah Soekarno pada malam hari sekitar jam 10 malam.

Beberapa peristiwa yang terjadi sebelum bangsa ini memproklamirkan kemerdekaanya :

1. Peristiwa Rengasdengklok

Yaitu peristiwa pada tanggal 16 Agustus para pemuda pejuang bawah tanah termasuk Chaerul Saleh menculik Soekarno (bersama Fatmawati dan guntur waktu berusia 9 bulan) dan Hatta, bertujuan untuk meyakinkan bahwa Jepang telah menyerah kepada sekutu dan para pejuang siap melawan apapun resikonya yang terjadi, dan di hari yang sama PPKI sedang mengadakan rapat, sehingga Soekarno dan Hatta tidak hadir dalam rapat tersebut.

2. Pertemuan dengan Jendral Yamamoto

Yaitu Hasil pertemuan antara Soekarno-Hatta dengan Jendral Yamamoto, bahwa Soekarno-Hatta semakin yakin Jepang telah menyerah kepada sekutu.

3. Persiapan Naskah Proklamasi

Penandatanganan 6 pemuda bukan anggota PPKI, karena PPKI menganggap mewakili Jepang pada waktu itu dan terwujud dengan anak kalimat "atas nama bangsa Indonesia Soekarno-Hatta",dan selanjutnya naskah tersebut di ketik oleh Sayuti Malik dan naskah tersebut di bacakan pada hari jum'at tanggal 17 Agustus 1945 (17 Ramadhan 1365 H) oleh Soekarno-Hatta. Selang beberapa waktu beliau menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pertama.

Melihat perjalanan negeri ini menuju kemerdekaan sangatlah sulit, dengan berbagai cara di tempuh demi terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdaulat, oleh karena itu kita patut menghargai perjuangan mereka meskipun pikiran sampai nyawa mereka korbankan demi terwujudnya kemerdekaan yang telah di cita-citakan segenap rakyat Indonesia sebelumnya, oleh karena itu kita patut menjaga bangsa ini, dengan perjuangan sesuai dengan zaman sekarang dan tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sampai generasi ke generasi dengan tetap bercermin kepada sejarah bangsa ini, terutama pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan terbentuknya negeri ini, dan setiap tanggal 17 Agustus kita memperingatinya sebagai Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI).

Sumber: http://www.kompasiana.com/aguskusdinar/5986ce5263a8e63624284a62/pentingnya-peringatan-hut-ri-untuk-sejarah-indonesia

No comments:

Post a Comment

Kamu punya kritik dan saran? Silahkan melalui kolom komentar di bawah ini